Senyum itu menggoreskan luka
menghantam fikiran dengan ilustrasi
mencongkel mata dalam kepolosan tubuhmu
Tawamu menyimpan pertanyaan bagiku
sapamu menjadikanku tak mampu berucap
tubuhmu mengingatkanku tentang dunia fana
Keindahan dunia yang elegan
telah kau jamah dengan kebodohanmu
kau biarkan dia hadir membawa nafsu
mengintari dirimu laksana mentari
Kau begitu bangga....!!!!!!
dengan wajah ayu, tubuh molek nan indah
yang selalu membawamu bersanding
dengan kucing yang berbeda
Aku terdiam menatapmu,.......!
mungkinkah semua itu kekasihmu ??
ataukah aku yang terlalu KEPO terhadapmu ??
Aku hanya mampu tersenyum,....!
dan fikiranku terus mencari jawaban
tentang dirimu dan spesies kucing-kucing itu.
Madiun, 8 februari 2013 (08.13)
~fn~
Jumat, 08 Februari 2013
Selasa, 05 Februari 2013
Kupandangi lukisanmu
dengan senyum yang menawan
berada tepat di pupil mata kanan
dengan jari-jari telah membeku
Syair-syair puisimu
membawaku damai laksana mengintari neptunus
menginspirasi hidupku dalam pena yang bergoyang
Ruang yang penuh warna
bersama tatanan buku dan lukisan
menjadikan mata ini tersenyum melihatnya
Lukisanmu seakan hidup
menghampiri jiwaku
dengan ucapan melodi merdu
kata-kata yang ku rangkai bagai air mengalir
mengikuti fikiran yang melayang
Kau telah tiada
namun kau selalu ada
karyamu menjadi kenangan terindah
tentang sastra yang tak pernah mati
Taburkanlah semangat itu
agar jari dan fikiranku
terus bercinta di sepanjang hidupku
Madiun, 5 februari 2013 (12.05)
~fn~
dengan senyum yang menawan
berada tepat di pupil mata kanan
dengan jari-jari telah membeku
Syair-syair puisimu
membawaku damai laksana mengintari neptunus
menginspirasi hidupku dalam pena yang bergoyang
Ruang yang penuh warna
bersama tatanan buku dan lukisan
menjadikan mata ini tersenyum melihatnya
Lukisanmu seakan hidup
menghampiri jiwaku
dengan ucapan melodi merdu
kata-kata yang ku rangkai bagai air mengalir
mengikuti fikiran yang melayang
Kau telah tiada
namun kau selalu ada
karyamu menjadi kenangan terindah
tentang sastra yang tak pernah mati
Taburkanlah semangat itu
agar jari dan fikiranku
terus bercinta di sepanjang hidupku
Madiun, 5 februari 2013 (12.05)
~fn~
Senin, 04 Februari 2013
Ketika awan menangis
guntur menyambar langit biru
hujan membawa alunan melodi nan merdu
mengisahkan cerita cinta yang penuh luka lara
guntur menyambar langit biru
hujan membawa alunan melodi nan merdu
mengisahkan cerita cinta yang penuh luka lara
Terdiam membisu,......................
dalam hayal yang indah
bagai petir menyambar awan
yang menitikan deraian air mata
Hati ini resah,...........................
saat angin tak lagi mau membawa kabar tentangnya
tentang keadaannya,,,,,
tentang senyumnya,,,,,,
tentang cintanya,,,,,,,,,,
yang selalu membuat diri ini membeku
sang guntur, angin, dan awan
membuatku hanya terdiam
dalam bayang-bayang semu
Madiun, 4 februari 2013 (16.00)
Selasa, 29 Januari 2013
Mata dan fikiran ini memberontak
saat bibirmu mendesisikan kata
hatiku seakan sesak,..............
tentang penyesalan sebuah hari
Semangat yang membara
cerita tentang kebahagiaan
tercabik dengan desisan bibirmu itu
Kau seperti ular!!!!
yang mengeluarkan bisa
dalam derita menusia
menabik hatinya,...........
hingga memudarkan harapannya
Terlalu sering kau mendesis
bagai ular yang kelaparan
mencari mangsa demi kepuasan batin
Aku terluka,.............
ketika mata dan fikiranku terus mencari tempat
yang hati seakan menolaknya
karena semua hanya ketelitian belaka
Madiun, 29 januari 2013 (11.09)
saat bibirmu mendesisikan kata
hatiku seakan sesak,..............
tentang penyesalan sebuah hari
Semangat yang membara
cerita tentang kebahagiaan
tercabik dengan desisan bibirmu itu
Kau seperti ular!!!!
yang mengeluarkan bisa
dalam derita menusia
menabik hatinya,...........
hingga memudarkan harapannya
Terlalu sering kau mendesis
bagai ular yang kelaparan
mencari mangsa demi kepuasan batin
Aku terluka,.............
ketika mata dan fikiranku terus mencari tempat
yang hati seakan menolaknya
karena semua hanya ketelitian belaka
Madiun, 29 januari 2013 (11.09)
Minggu, 27 Januari 2013
Ketika ku terjaga dari mimpi indah
senyumku menghiasi luka lara
mencabik-cabik dalam bibir maniez
Cinta long distance
memisahkan antara markurius dan neptunus
yang impossible akan tertawa bersama
Cinta seperti jual beli
yang selalu ada perjanjian di setiap kegiatan
yang selalu ada kesepakatan
tentang hidup yang kelam
Jarak yang tak bisa di tempuh
walau hanya ingin sekedar bercumbu ria
bersama mentari dan bintang melepas kepenatan
dalam batin yang kelam
perjanjian tentang kisah cinta
yang membawaku terbang mengintari mimpi
membawa berjuta kedamaian
dalam hidup yang tertulis pada pena
Madiun, 27 januari 2013 (13.00)
senyumku menghiasi luka lara
mencabik-cabik dalam bibir maniez
Cinta long distance
memisahkan antara markurius dan neptunus
yang impossible akan tertawa bersama
Cinta seperti jual beli
yang selalu ada perjanjian di setiap kegiatan
yang selalu ada kesepakatan
tentang hidup yang kelam
Jarak yang tak bisa di tempuh
walau hanya ingin sekedar bercumbu ria
bersama mentari dan bintang melepas kepenatan
dalam batin yang kelam
perjanjian tentang kisah cinta
yang membawaku terbang mengintari mimpi
membawa berjuta kedamaian
dalam hidup yang tertulis pada pena
Madiun, 27 januari 2013 (13.00)
Sabtu, 26 Januari 2013
menghantam goresan sanubari
membias cakrawala di muka bumi
sang rawakib enggan tersenyum
membisu, dengan gondokan luka yang mendalam
Aku tercengang...............!
menatap nurussams yang tersenyum
menggantikan sinar rawakib
Tubuh ini bingung tak terkendalai
ketika belati telah menancap
tubuh ini lemas tak berdaya
saat cakrawala datang di malam buta
membawa berjuta alunan melodi
yang akan menyejukkan jiwa raga
Aku tertawa................!
mendengar cerita tentang sebuah pena
yang selalu bergoyang di alaska
hingga hilang tresapu angin
dalam genangaan air samudra
Madiun, 26 januari 2013
Jumat, 25 Januari 2013
Pejabat-pejabat tersenyum, tertawa, bergembira
dengan keadaan hidup yang indah bagai surga
tidur di tempat yang terbuat dari sutra
Rakyat meminta, menangis, dan tak sanggup tersenyum
melihat kenyataan pahit kehidupan
rumah yang akan tersapu angin
ketika banjir mendera
Adilkah semua itu ??
sanggupkah kita menjadi mereka
Ya Tuhan,........................
mungkinkah ini jalan kehidupan
yang mampu akan melepas tawa
dan yang di bawah akan selalu mengeluarkan
air mata
Ya Tuhan,......................
siapkahlah tempat terindah di sana
untuk semua hamabamu yang menderita
yang mampu mengumpulkan amal ibadahnya
Madiun, 25 januari 2013 (17.05)
dengan keadaan hidup yang indah bagai surga
tidur di tempat yang terbuat dari sutra
Rakyat meminta, menangis, dan tak sanggup tersenyum
melihat kenyataan pahit kehidupan
rumah yang akan tersapu angin
ketika banjir mendera
Adilkah semua itu ??
sanggupkah kita menjadi mereka
Ya Tuhan,........................
mungkinkah ini jalan kehidupan
yang mampu akan melepas tawa
dan yang di bawah akan selalu mengeluarkan
air mata
Ya Tuhan,......................
siapkahlah tempat terindah di sana
untuk semua hamabamu yang menderita
yang mampu mengumpulkan amal ibadahnya
Madiun, 25 januari 2013 (17.05)
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)




